minuman khas banjar es dawet
Dawet Khas Banjar
Dawet merupakan minuman khas dari banjar, KalSel. Minuman tradisional ini bercita rasa manis dan gurih. Dawet ayu bahkan dinobatkan sebagai minuman tradisional terpopuler oleh Anugerah Pesona Indonesia pada tahun 2021
Dikutip dari Kompas, persebaran dawet didorong adanya mobilitasi massa yang terjadi pada tahun 1980-an
Selain nikmat, es dawet ayu ternyata juga mengandung berbagai kandungan gizi dan vitamin. Mengutip laporan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, disebutkan kandungan gizi dalam 100 gram dawet antara lain, energi sebesar 878 kkal, protein 11,25 gram, karbohidrat 175,37 gram, lemak 14,9 gram, kalsium 163 miligram, fosfor 230 milligram, zat besi 2,28 miligram dan vitamin C 2 miligram.
Selain lezat dan bergizi, cara membuatnya pun relatif gampang. Bahan-bahan yang diperlukan cukup sederhana dan mudah ditemui di pasar tradisional.Bahan-bahan pembuatan dawet:
1. 1 sdm tepung tapioka
2. 5 sdm gula pasir
3. 200 gram gula merah
4. 1/2 butir kelapa, ambil air santannya
5. 1 tetes pewarna hijau pandan
6. 1/4 sdt garam
7. 200 gram tepung beras
8. 1 liter air
Cara membuat dawet: Masukan
1. liter air ke dalam panci, campur dengan tepung beras, tepung tapioka, dan pewarna hijau
2. Aduk rata perlahan seraya taburi sejumput garam
3. Masak semua bahan sampai mengental, gunakan api kecil
4. Setelah matang, siapkan wadah berisi air dingin. Taruh adonan di atas saringan, cetak dawet menggunakan saringan dengan cara menggosokkannya di saringan
Cara membuat kinca gula merah-santan:
1. Rebus gula merah dan gula putih kemudian dinginkan
2. Rebus santan kelapa, beri sedikit garam, lalu dinginkan
3. Sajikan dawet beras dengan santan dan rebusan gula
4. Es dawet gula merah siap disajikan

Komentar
Posting Komentar